Dior Dior Dior

Nasi Empok Diusulkan Jadi Makanan Khas Kota Batu, Kuliner Legendaris yang Kian Diburu Wisatawan

Dior

Media Berita Kota Batu  – Nasi empok bakal menjadi salah satu identitas anyar Kota Batu. Hal ini tak lepas dari diusulkannya nasi berbahan dasar jagung tersebut sebagai makanan khas Kota Batu.

“Kami usulkan ke pemerintah pusat agar nasi empok ditetapkan sebagai makanan khas Kota Batu,” ucap Kepala Dinas Pariwisata Kota Batu, Onny Ardiyanto.

Dior
Kuliner Nostalgia dari Kota Batu, Nasi Empog Wakini Hidangkan Sepiring  Kelezatan Hingga Menarik Wisatawan Luar Kota - Radar Batu
Nasi Empok Diusulkan Jadi Makanan Khas Kota Batu, Kuliner Legendaris yang Kian Diburu Wisatawan

Onny menjelaskan, nasi empok merupakan kuliner tradisional yang telah lama dikenal masyarakat Batu, khususnya di wilayah pedesaan. Olahan jagung yang ditumbuk halus lalu dikukus ini dahulu menjadi makanan pokok pengganti nasi putih. Seiring perkembangan zaman, nasi empok justru bertransformasi menjadi sajian khas yang banyak dicari wisatawan.

Menurutnya, pengusulan nasi empok sebagai makanan khas bertujuan untuk memperkuat identitas kuliner daerah sekaligus mendukung pengembangan sektor pariwisata berbasis kearifan lokal. “Kota Batu dikenal sebagai daerah wisata. Kuliner tradisional seperti nasi empok ini harus kita angkat agar semakin dikenal luas,” katanya.

Baca Juga : Ramai Penolakan! Portal Parkir di Jalan Umum Alun-alun Kota Batu Dinilai Menyusahkan Masyarakat Sekitar

Cita Rasa Jagung Jadi Daya Tarik Utama Nasi Empok

Belakangan ini, popularitas nasi empok memang terus meningkat. Banyak wisatawan yang secara khusus mencari menu ini di sejumlah warung makan tradisional maupun sentra kuliner. Biasanya nasi empok disajikan dengan aneka lauk khas pedesaan seperti sayur lodeh, ikan asin, tempe, tahu, sambal, hingga urap sayur.

Onny menilai, cita rasa khas yang dihasilkan dari bahan dasar jagung memberikan pengalaman kuliner yang berbeda bagi wisatawan. Selain itu, nasi empok juga dinilai lebih sehat karena kandungan seratnya yang tinggi. Hal inilah yang membuat kuliner tersebut semakin diminati, terutama oleh wisatawan yang menyukai makanan tradisional dan alami.

Sebagai bentuk dukungan, Pemkot Batu melalui Dinas Pariwisata juga mendorong para pelaku usaha kuliner untuk terus menjaga kualitas rasa, kebersihan, serta tampilan sajian nasi empok agar mampu bersaing dengan kuliner modern. Selain itu, pembinaan terhadap UMKM kuliner berbasis makanan tradisional juga terus diperkuat.

Tak hanya itu, nasi empok juga kerap dihadirkan dalam berbagai event pariwisata dan festival kuliner yang digelar di Kota Batu. Langkah ini diyakini dapat memperluas promosi sekaligus meningkatkan nilai jual produk lokal.

Onny berharap, jika nantinya nasi empok resmi ditetapkan sebagai makanan khas Kota Batu, maka dampaknya tidak hanya pada pelestarian budaya, tetapi juga pada peningkatan ekonomi masyarakat. “Harapan kami, penetapan ini bisa menjadi peluang baru bagi para pelaku UMKM dan semakin menguatkan citra Kota Batu sebagai kota wisata berbasis budaya dan kuliner,” pungkasnya.

Dior