Dior Dior Dior

Gebrakan Kota Batu 2026: Simpang Patih dan Patung Panglima Sudirman Berputar

Dior

Media Berita Kota Batu – Kota Batu bersiap menghadirkan sebuah gebrakan baru di tahun 2026. Pemerintah Kota Batu melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) merencanakan pembangunan simpang empat yang menghubungkan Jalan Panglima Sudirman, Jalan Trunojoyo, Jalan Indragiri, dan Jalan Hasanudin. Simpang ini akan diberi nama Simpang Patih dan diproyeksikan menjadi ikon baru kota wisata tersebut.

Inilah Cerita Saksi Robohnya Patung Jenderal Sudirman di Purbalingga -  Halaman 2 - Tribunjateng.com

Dior

Simpang Patih, Ruang Kota yang Lebih Ikonik

Menurut Kepala DPUPR Kota Batu, Alfi Nurhidayat, pembangunan Simpang Patih bertujuan memperindah wajah kota sekaligus meningkatkan kualitas tata ruang. Simpang ini akan menjadi penghubung penting di pusat Kota Batu, sehingga diharapkan bisa menambah daya tarik kawasan tersebut bagi masyarakat maupun wisatawan.

Baca Juga : Rencana Pembangunan Gedung DPRD Kota Batu Lukai Perasaan Seniman Kota Batu

Nama “Simpang Patih” dipilih sebagai bagian dari upaya memperkuat identitas sejarah dan budaya di Kota Batu. Dengan penataan yang lebih modern, kawasan simpang diharapkan menjadi ruang publik yang bukan hanya fungsional, tetapi juga memiliki nilai estetika tinggi.

Patung Panglima Sudirman Bisa Berputar

Yang tak kalah menarik, di tengah simpang tersebut nantinya akan dibangun patung Panglima Besar Jenderal Sudirman. Uniknya, patung ini dirancang dapat berputar 360 derajat agar tidak membelakangi salah satu dari empat jalan yang saling bersilangan.

“Inovasi ini dimaksudkan agar patung Panglima Sudirman bisa memberikan penghormatan yang sama kepada seluruh arah jalan. Selain itu, keunikan ini juga diharapkan menambah daya tarik wisata Kota Batu,” jelas Alfi.

Dengan konsep berputar, patung ini diharapkan mampu menjadi landmark baru yang membedakan Kota Batu dengan kota-kota lain di Jawa Timur.

Ikon Baru Pariwisata Kota Batu

Sebagai salah satu kota wisata utama di Jawa Timur, Batu terus berbenah dengan menghadirkan fasilitas dan ruang publik yang menarik. Simpang Patih dengan patung Panglima Sudirman berputar diproyeksikan menjadi destinasi baru yang akan memperkaya pengalaman wisatawan ketika berkunjung.

Selain menjadi ikon wisata, keberadaan patung tersebut juga berfungsi sebagai pengingat jasa para pahlawan bangsa, khususnya Panglima Sudirman yang dikenal sebagai simbol perjuangan dan keteguhan dalam melawan penjajahan.

Harapan Masyarakat

Masyarakat Batu menyambut baik rencana pembangunan ini. Mereka berharap Simpang Patih tidak hanya memperindah tata kota, tetapi juga memberi dampak positif terhadap perekonomian lokal melalui peningkatan kunjungan wisatawan.

Dengan terobosan ini, Kota Batu semakin menegaskan posisinya sebagai kota wisata dengan identitas budaya dan sejarah yang kuat. Sekaligus menghadirkan inovasi modern yang memikat.

Dior