Dior Dior Dior

DPRD Kota Batu Desak Sanksi Tegas bagi Dapur SPPG yang Tak Disiplin

Dior

Media Berita Kota Batu – Polemik Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kota Batu kembali menuai sorotan. Setelah mencuatnya kasus makanan basi hingga berbau di SMPN 1 dan SMAN 1 Kota Batu, kini giliran DPRD Kota Batu yang mendesak adanya evaluasi serius terhadap pengelolaan program.

DPRD Batu Desak Sanksi Tegas untuk Dapur MBG Tak Disiplin Usai Temuan  Makanan Basi di Sekolah - Tugumalang.id
DPRD Kota Batu Desak Sanksi Tegas bagi Dapur SPPG yang Tak Disiplin

DPRD Minta Ketegasan

Anggota DPRD Kota Batu, Khamim Tohari, menegaskan perlunya langkah tegas dari pemerintah daerah agar kejadian serupa tidak terus berulang. Ia menilai dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang terbukti lalai harus diberikan sanksi.

Dior

“Program ini sangat baik untuk anak-anak kita, tapi kalau pengelolaan tidak disiplin, justru berbahaya. Sanksi tegas perlu diberikan agar menjadi pembelajaran bagi SPPG yang lain,” tegas Khamim.

Baca Juga : Baznas Buka Loker 2025, Butuh Data Analyst hingga Security Analyst


Kasus Makanan Basi Jadi Sorotan

Sebelumnya, sejumlah siswa di SMPN 1 dan SMAN 1 Kota Batu mengeluhkan makanan MBG yang kondisinya basi hingga menimbulkan bau tidak sedap. Kejadian ini sempat membuat resah orang tua murid sekaligus mencoreng tujuan awal program yang digadang-gadang untuk meningkatkan gizi pelajar.

Pemerintah Kota Batu sebelumnya telah melakukan pengecekan dan investigasi terkait sumber masalah, termasuk kemungkinan kelalaian dalam proses distribusi maupun penyimpanan makanan.


Evaluasi dan Perbaikan Sistem

Menurut DPRD, kasus ini harus dijadikan momentum untuk memperbaiki sistem pengelolaan MBG. Mulai dari standar dapur SPPG, distribusi makanan, pengawasan kualitas, hingga manajemen waktu penyajian harus diperketat.

“Kalau sistemnya diperbaiki, saya yakin kasus ini tidak akan terulang. Tapi kalau dibiarkan tanpa tindakan tegas, ke depan anak-anak bisa terus jadi korban,” lanjut Khamim.


Harapan ke Depan

DPRD juga meminta agar Pemkot Batu lebih transparan dalam menyampaikan hasil evaluasi kepada publik. Hal ini penting agar masyarakat, khususnya orang tua siswa, kembali memiliki kepercayaan terhadap program MBG.

“MBG adalah program unggulan, jangan sampai gagal hanya karena kelalaian dapur penyedia. Kita semua berharap ini bisa berjalan baik sesuai tujuan awal,” pungkasnya.

Dior